February 07, 2015

blm ngeblog jg

PENGALAMAN ANAK "NGOMPOL" DI SEKOLAH AUSTRALIA
Dear Ayah Bunda,
Cerita berikut ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. smile emoticon
KOMPAS.com — Sebagai bagian dari kehidupan di sekolah, anak-anak sering juga mengalami "kecelakaan", termasuk misalnya ngompol. Bagi Noor Huda Ismail, mahasiswa PhD asal Indonesia di Monash University, Melbourne, bagaimana sekolah menangani anak-anak yang ngompol sangat berkesan baginya. Berikut ini adalah tulisan Noor yang dimuat di ABC Australia.
Suatu hari sepulang sekolah, Ilmi, anak pertamaku yang berumur 6 tahun, langsung cerita bahwa tadi dia ngompol di sekolahnya.
Ia tidak bisa menahan pipis waktu di kelas. Ia lari ke kamar mandi, tapi ya, pipisnya sudah terburu keluar. Kemudian, guru di sekolah memberi Ilmi celana dalam baru dan juga celana panjang.
"Soalnya, pelajarannya asyik, jadi aku tahan kencingnya," kata llmi dengan nyengir. Tidak ada rasa takut atau tertekan saat llmi menceritakan pengalaman yang seharusnya tidak mengenakkan hari itu.
Di sekolah baru Ilmi, Clayton North Primary School, di pinggiran kota Melbourne, ada sebuah tradisi: setiap anak yang akan ke toilet selalu ditemani oleh dua orang temannya. Jadi, murid tidak akan ke toilet sendiri.
Guru akan meminta dua teman dari kelas untuk mendampingi. Mungkin ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kasus yang sempat heboh di sekolah internasional di Jakarta itu.
Teman yang mengantar llmi itu sahabat barunya dari Rusia yang sama-sama tidak bisa berbahasa lnggris. Namun, anehnya mereka menjadi teman akrab. Mungkin mereka berbahasa "Tarzan" kali ya. "Kalau ngomong dia lucu banget Pak," kata llmi menceritakan sahabat barunya itu.
Praktik seperti ini adalah hal sederhana yang mungkin bisa ditiru di Indonesia.
Ketika sudah kembali di rumah, di dalam tas llmi, sudah ada surat pemberitahuan dari sekolah. Isinya, Ilmi mengalami "kecelakaan" dan untuk itu orangtua diharap menyumbang 2 dollar (sekitar Rp 20.000) supaya sekolah bisa tetap memberikan pelayanan yang sama ketika ada anak lain mengalami "kecelakaan" seperti llmi itu.
Yang saya heran dari kejadian hari itu adalah kenapa llmi tidak di-bully oleh teman-temannya? Atau bisa jadi gurunya malah marah kepada anakku itu? Mungkin kalau itu terjadi di Indonesia, Ilmi akan menjadi bahan olok-olok sekelasnya. Bukan tidak mustahil Ilmi akan menjadi ketakukan untuk berangkat ke sekolah lagi.
Dengan demikian, sekolah yang seharusnya menjadi tempat menyenangkan dan taman bermain untuk menumbuhkembangkan potensi anak akan berubah menjadi neraka bagi mereka. Hal itu biasanya ditandai dengan anak kita mulai malas-malasan bangun ketika pagi hari dan merengek untuk bisa bolos hari itu.
Ironisnya, sebagai orangtua, kadang kita sering justru ikut-ikutan mem-bully dengan stempel yang tidak perlu, seperti anak malas atau anak nakal. Jangan salah, stempel seperti itu jika dilakukan terus-menerus akan melekat pada diri anak hingga dewasa.
Keesokan harinya, salah seorang guru di sekolah llmi menghampiriku dan menghibur, "Anakku juga ngompol kok waktu dia sekolah di sekolah dasar dulu. Sekarang sih dia sudah besar," katanya dengan senyum.
Kemudian, guru kelas llmi, Ms Su, warga keturunan China yang pernah hidup di Kanada dan Italia menimpali, "Ajarin saja Ilmi di rumah bagaimana meminta izin di kelas untuk ke toilet, tapi nanti saya juga akan kasih tahu dia secara khusus kok."
Ia kemudian memberiku brosur tentang CV dia sambil tersenyum ramah. "Ini cerita singkat tentang perjalanan karier saya sebagai guru. Di situ, ada nomor telepon dan alamat e-mail. Saya juga akan bikin blog khusus tentang kelas ini. Nanti kita komunikasi terus ya tentang perkembangan anak Anda," tuturnya.
"Wah perhatian betul guru satu ini," kataku dalam hati.
Saya bukan ahli pendidikan anak. Namun, saya yakin bahwa bullying yang terjadi pada anak, baik dari guru maupun teman, atau bahkan dari kita sendiri ketika di rumah, adalah permasalahan serius yang tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.
"Stop Bullying Now!" atau kita akan menciptakan luka mengangga bagi generasi penerus. Konon banyak anak menjadi agresif dan gagal menjadi manusia pembelajar karena menyimpan dendam pada masa kecil yang sering di-bully itu. Maka, ia akan tumbuh menjadi manusia yang selalu insecure dan akan cenderung menindas jika mendapatkan kesempatan.
Sambil aku peluk dan cium Ilmi, mataku melirik sebuah kutipan dari Bob Ross yang ditulis dengan spidol merah di sebuah kaca jendela kelas di sekolah Ilmi, "We don't make mistakes. We have happy accidents," (Kita tidak membuat kesalahan. Kita mengalami kecelakaan yang menyenangkan).
Nah, bagaimana dengan sekolah anak-anak kita?

BILA ANAK TERKENA RADANG TENGGOROKAN
Dear Ayah Bunda,
Radang tenggorokan dan infeksi amandel memang banyak dialami anak-anak usia sekolah. Sekitar 85% radang tenggorokan pada anak disebabkan infeksi virus batuk-pilek atau virus lain. Penyebab lainnya adalah alergi dan bakteri streptokokus grup A atau bakteri lain.
Gejala: Tonsil (amandel) dan/tenggorokan meradang, menimbulkan nyeri, gatal, dan kesulitan menelan, serta terkadang disertai demam dan batuk-pilek. Jika terinfeksi streptokokus, mungkin anak akan mengalami demam rendah, hilang nafsu makan, serta terjadi pembesaran kelenjar.
Cara penularan: Bila disebabkan virus, perpindahan virus bisa terjadi melalui percikan air liur penderita yang berada di sekeliling kita. Bakteri bisa masuk ke dalam tenggorokan melalui makanan, alat makan, atau tangan yang kotor.
Cara merawatnya: Banyak minum. Minuman hangat akan memberi rasa nyaman pada tenggorokan. Jika anak demam atau merasa tidak nyaman, berikan parasetamol. Kalau hidung tersumbat, berikan tetes hidung NaCl (bisa dibeli di apotik) dan menghirup uap air panas. Pengobatan dengan antibiotika hanya diperlukan bila radang disebabkan bakteri streptokokus atau bakteri lainnya; serta tidak untuk mengatasi virus.
Pencegahan: Menghindari kontak dengan penderita batuk-pilek, influenza, atau infeksi streprokokus, banyak minum, serta meningkatkan stamina dengan istirahat dan makan dengan baik.
Tip untuk bunda: Konsultasikan ke dokter jika anak demam di atas suhu 39°C, kesulitan menelan, mengeluarkan air liur, tampak bintik putih atau luka pada tenggorokan yang tampak merah, nyeri pada leher, dan suara serak yang berlangsung selama 2 minggu.
Semoga bermanfaat. smile emoticon
[adv]: **** VITABUMIN NUTRISI TUMBUH KEMBANG ANAK, PENAMBAH NAFSU MAKAN DAN DAYA TAHAN TUBUH ANAK, REKOMENDASI DOKTER ANAK 

Resep Rahasia ASI Lancar

Print Friendly and PDF

Tanggal Publikasi : 4 Oktober 2013
Penulis : Redaksi 
Menjadi ibu baru tidaklah mudah. Waktu yang terbatas tersita untuk mengurus Si Kecil sehingga tidak heran jika Anda menginginkan hal-hal yang serbapraktis untuk dilakukan. Nah, resep M&B kali ini sangat cocok karena mudah dibuat, lezat, dan akan membantu melancarkan ASI untuk Si Kecil. Mau coba?

Sup Katuk Jagung Manis

Bahan
3 sdm minyak goreng.
3 butir bawang merah, iris tipis.
2 siung bawang putih, iris tipis.
1 batang daun seledri, simpulkan.
2 cm lengkuas, memarkan.
2 lembar daun salam.
200 gr fillet ayam, potong-potong.
1 buah jagung manis, sisir.
1 ikat katuk bersihkan.
1  batang daun bawang, potong-potong.
1 liter air.
Garam dan merica bubuk secukupnya.

Cara membuat
1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Angkat.
2.  Didihkan air, masukkan tumisan bawang, lengkuas, daun salam, seledri,  ayam dan jagung manis, masak hingga ayam matang.
3. Masukkan daun katuk dan daun bawang, tambahkan garam dan merica bubuk, masak hingga matang, angkat dan sajikan.
Hasil : 4 porsi 

Jus Bit

Bahan
100 gr bit, kupas,  potong-potong.
1 buah jeruk sunkist, kupas, potong-potong.
1 sdm gula pasir.
Es batu secukupnya.

Cara membuat
1. Masukkan potongan bit, jeruk sunkist, gula pasir, dan es batu kedalam tabung blender.
2. Proses hingga halus, tuang kedalam gelas saji. Sajikan segera.
Hasil : 2 porsi

Jus Kacang Hijau

Bahan 
100 gr kacang hijau.
500 ml air.
300 ml santan.
100 gr gula pasir.
2 lembar daun salam.
½ sdt  garam.
Es batu secukupnya.

Cara membuat
1. Didihkan air, masukkan kacang hijau dan daun pandan, masak hingga merekah.
2. Tuang santan, gula pasir, dan garam, masak hingga matang. Angkat dan dinginkan.
3. Masukkan kacang hijau dan kuahnya kedalam tabung blender, tambahkan es batu lalu proses hingga halus.
4. Tuang kedalam gelas saji, sajikan.
Hasil : 3 porsi

Anak yang Suka Memberontak Berawal dari Cara Asuh yang Salah

Jika Anda menginginkan anak-anak Anda untuk patuh dan menghormati Anda, didiklah mereka dengan teladan karena teladan lebih ampuh daripada ratusan peraturan yang tidak dijalankan secara konsisten.
  • Ketika seorang anak mulai beranjak remaja, muncul kekhawatiran pada benak sebagian besar para orang tua. Kekhawatiran akan masa depan anak-anaknya menyebabkan orang tua berusaha mendidik anak-anak mereka semenjak usia dini dengan sebaik mungkin, namun terkadang orang tua tidak menyadari atau bahkan melakukan kesalahan dalam mendidik putra-putri mereka. Kesalahan-kesalahan dalam mendidik yang tidak disadari oleh orang tua inilah yang menyebabkan anak-anak tidak menghargai bahkan memberontak terhadap orang tua mereka.
    Anak adalah aset berharga Anda di masa depan. Anak-anak akan meneruskan garis keturunan keluarga Anda, jika orang tua salah dalam mendidik anak-anaknya bukannya membahagiakan keluarga yang diperoleh malah bisa mendatangkan aib bagi keluarga. Membuat anak untuk patuh atau jera bukan dibentuk dengan cara kekerasan atau dengan hukuman untuk menakut-nakuti. Kepatuhan seorang anak haruslah berasal dari kesadaran dalam diri anak tersebut dan menjadi tugas orang tua untuk membantu anak-anak memahami nilai-nilai kepatuhan tersebut.
    Ada banyak cara dan saran yang bisa Anda peroleh, namun tentu saja tidak seluruhnya sesuai untuk diterapkan dalam keluarga Anda, pandai-pandailah memilah dan kenali dengan baik situasi keluarga Anda, bijaksanalah.
    Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda pertimbangkan untuk membantu dalam mengasuh putra-putri Anda.
  • Seorang anak bukanlah diri Anda

    Anak-anak yang Anda lahirkan ke dalam dunia ini terlahir sebagai individu, oleh karena itu pahamilah bahwa memaksakan kehendak Anda kepada anak Anda tidak akan pernah mendatangkan kebaikan. Pahamilah karakter anak Anda dan carilah tahu ketertarikannya akan sesuatu, kemudian bimbinglah mereka untuk meraihnya.
  • Jadilah teladan

    Seorang anak ibarat spon yang sangat mudah menyerap air. Hal-hal yang baik dan buruk dalam masa pertumbuhan mereka akan mereka serap dan hal itu membentuk karakter dan perilaku mereka nantinya. Bersikaplah lembut, jadilah sabar terutama kepada pasangan Anda, jadilah penuh cinta kasih dan panjang sabar, ramahlah terhadap semua orang, murah hati dan rendah hatilah. Ketika anak-anak Anda melihat teladan Anda yang baik mereka akan tergoda untuk melakukan hal yang serupa.
  • Konsisten

    Menjadi orang tua harus tegas dan konsisten. Dalam hal membuat peraturan di dalam rumah tangga peran orang tua sangat dominan, namun bukan berarti saran dan masukan dari anak-anak dikesampingkan, libatkan anak-anak Anda dalam membuat peraturan dan ketika sebuah peraturan di dalam rumah tangga telah disepakati bersama, maka mintalah mereka semua untuk konsisten melaksanakannya, terutama Anda sebagai orang tua. Jika Anda seorang perokok dan melarang anak-anak Anda untuk merokok, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk segera berhenti merokok. Seorang anak melihat Anda sebagai sosok yang perlu dihormati, ditiru dan diteladani. jika Anda tidak bisa memberikan teladan yang konsisten, maka Anda patut untuk khawatir anak Anda akan memiliki alasan yang kuat untuk tidak mematuhi Anda.
  • Beri teguran dengan halus

    Kehidupan ini adalah masa di mana kita semua sedang belajar. Anak-anak Anda masih baru di dunia ini dan belum berpengalaman dan seringkali melakukan kesalahan-kesalahan yang sama. Ketika anak-anak Anda melakukan kesalahan, tugas orang tualah untuk menegur dan mengingatkan mereka, teguran-teguran Anda sebaiknya tidak diucapkan dengan kemarahan, lakukanlah dengan kelemahlembutan dan tutur kata yang baik. Sumpah serapah dan makian hanya akan membuat perasaan anak-anak Anda terluka, itu hanya akan membangkitkan amarah dan dendam dalam diri anak-anak Anda.
  • Beri pujian

    Manusia mana yang tidak suka bila dipuji, oleh karena itu pujilah anak-anak Anda dengan wajar ketika mereka berhasil melakukan sesuatu, dengan memberikan pujian tidak hanya akan membangkitkan rasa percaya diri anak-anak Anda tapi juga akan membuat anak-anak Anda menghargai orang-orang di sekitarnya.
  • Jangan malu untuk meminta maaf

    Ada kalanya orang tua juga melakukan kesalahan, ketika Anda melakukan kesalahan dan diketahui oleh anak-anak Anda jangan malu untuk meminta maaf kepada mereka. Dengan cara ini Anda menunjukkan kepada mereka arti sebuah kebesaran hati, anak-anak Anda akan semakin menghormati Anda.
  • Ciptakan hubungan yang dekat dengan anak-anak Anda

    Seharusnya antara orang tua dan anak tidak ada jurang pemisah, kedekatan antara orang tua dan anak sebaiknya menjadi prioritas utama. Jika hubungan antara orang tua dan anak terjalin harmonis maka komunikasi dua arah akan terjalin dengan baik.
    Pada dasarnya tidak ada manusia yang diciptakan dengan karakteristik yang sama, oleh karena itu pola pendidikan terhadap satu orang dengan orang yang lain dapat berbeda-beda. Kenalilah anak-anak Anda dengan baik janganlah memaksakan kehendak Anda kepada anak-anak Anda. Jika Anda para orang tua pernah mengalami perlakuan yang tidak baik dari orang tua Anda sebelumnya, jangan lampiaskan pengalaman Anda kepada anak-anak Anda, cukuplah Anda yang mengalaminya dan pastikan anak-anak Anda mendapatkan perlakuan yang baik dari Anda.
    Anak-anak akan selalu mengingat hal-hal yang pernah Anda ajarkan apakah itu baik atau buruk seumur hidup mereka. Jika Anda menginginkan anak-anak Anda untuk patuh dan menghormati Anda didiklah mereka dengan teladan, karena teladan lebih ampuh daripada ratusan peraturan yang tidak dijalankan secara konsisten.
  • Berani Melarang Si Kecil

  • Sering kali, karena Anda begitu menyayangi Si Kecil, Anda pun tak tega berkata "tidak" untuk melarangnya. Padahal, sekali waktu, Anda perlu juga bersikap tegas. Menurut Amanda Rush, seorang perawat anak, apa yang Anda katakan terpancar pula dari sorot mata, ekspresi wajah, dan sikap tubuh Anda.

    “Ketika Si Kecil melakukan hal yang tidak pantas, seperti memukul, laranglah ia dengan mengatakan "tidak" dengan nada yang tegas sambil memandang matanya. Anda pun bisa menjelaskan bahwa apa yang ia lakukan itu salah. Sebaliknya, bila ia melakukan hal yang baik, jangan lupa untuk memberinya pujian.

    Menurut Tracy Hogg, seorang penulis buku Secrets of The Body Whispere, ketika Anda sedang mendisiplinkan anak Anda, bicaralah di hadapannya dan jelaskan mengapa ia dilarang. Hindari berbicara dari jarak jauh. Bila ia menangis, Anda bisa mengatakan, “Ibu tahu kamu kesal, tapi jawabannya tetap tidak.” Untuk menghadapinya, berusahalah untuk sabar, tenang, dan tetap konsisten. Bila perlu, Anda dapat meninggalkannya sampai ia berhenti menangis. Namun, jangan terlalu cepat kembali jika tak ingin usaha Anda sia-sia. Hati Anda mungkin tidak tega, tetapi cinta dan pelukan Anda setelah itu, akan menghapus semua momen yang tidak menyenangkan.
  • Lagu Tepat Untuk Balita

  • Saat ini sangat disayangkan balita sudah tidak lagi menyanyikan lagu-lagu ciptaan Pak Kasur atau A.T. Mahmud yang santer terdengar di telinga kita saat masih kecil dulu. Balitasaat ini lebih sering menyanyikan lagu yang benar-benar sedang populer di kalangan dewasa bahkan sampai hafal sedikit demi sedikit setiap bagian liriknya. Tentu saja Anda tidak bisa menyalahkan dirinya untuk menyanyikan lagu tersebut, sebab sumber lagu itu bisa datang dari mana saja. 

    Di usia 2-3 tahun, anak sedang mengembangkan kemampuan berbahasanya. Lewat bernyanyi, otomatis ia juga menambah ‘kamus’ kosa kata baru. Selain itu, melalui lagu, Anda bisa membantu menstimulus perkembangan otaknya. Untuk itu, pilihkan lagu-lagu yang memang dikhususkan untuk anak saat ia bermain atau saat ia sedang gemar menari dan bernyanyi. Agar dirinya menikmati dan menyukai lagu-lagu anak, inilah bantuan untuk Anda.

    1. Perkaya koleksi lagu anak. 
    Banyak CD dan kaset lagu-lagu anak yang dapat Anda beli di toko kaset, mal atau mini market, bahkan beberapa di antaranya juga bisa diunduh secara cepat dan gratis melalui internet. Bedanya dengan lagu dewasa, lagu untuk anak memiliki banyak manfaat untuk perkembangannya. Misalnya dari lirik lagu anak yang banyak menggunakan rima untuk mengajarkan anak berhitung, membaca, mengenal kata-kata baru dan menghafalnya. Jika dengan mendengar lagu dewasa, anak bisa mengingat kata-katanya dengan cepat, tentu ia juga bisa melakukan hal yang sama dengan lagu yang sesuai dengan usianya. Bahkan, lagu yang berbahasa asing pun tidak akan menjadi masalah baginya.

    2. Ikutlah bernyanyi. 
    Jangan hanya membiarkannya mendengar lagu-lagu yang sudah Anda beli, lalu Anda hanya berdiam diri. Anda tidak perlu ikut menghafal semua liriknya, karena biasanya lagu anak mudah diikuti, bahkan Anda mungkin sudah mengenal beberapa di antaranya. Ciptakan suasanya yang seru dan menyenangkan saat mendengarkan lagu. Ingat, ini merupakan tugas Anda, karena jika tidak demikian, akan sulit bagi anak untuk menikmati lagu karena mereka tidak melihat contoh dari orang terdekat. Yakinlah, pasti ada beberapa lagu yang mengingatkan Anda pada masa kecil, ketika orangtua Anda mengajarkan hal yang sama. Anak senang, Anda pun demikian.

    3. Ajak bergoyang. Banyak lagu-lagu anak yang bertema “Body Movement”, liriknya pun mengajak anak untuk menggerakkan seluruh bagian tubuhnya, bahkan di antaranya, terdapat lagu yang mengajak mereka berjalan mondar-mandir, berdiri-jongkok, berputar-putar mengitar ruangan, menggerakkan tangan ke atas dan ke bawah dan sebagainya. Kegiatan mendengarkan musik bisa menjadi sangat menarik ketika Anda mengajak balita Anda untuk mengikuti semua ajakan atau gerakan yang dinyanyikan di lagu tersebut. Bernyanyi dan bergeraklah di ruangan yang cukup lebar untuk menghindari anak terantuk benda di sekitarnya. 

    4. Sering dengarkan.Sebuah lagu akan mudah dihafal bila diperdengarkan berkali-kali. Hal ini juga berlaku untuk anak. Apalagi, di usia 2-3 tahun, ia akan lebih mudah menerima hal baru jika Anda melakukannya berulang-ulang. Perdengarkan lagu anak di rumah, di mobil, di kamar, atau di jalan. Bahkan anak juga bisa mendengarkan lagu anak di tempat umum. Saat ada lagu anak yang diputar, jangan ragu untuk ikut bernyanyi bersama dirinya. Selain itu semua, Anda juga dapat dengan mudah memutar lagu dimanapun Anda berada. Simpan lagu-lagu anak di gadget yang selalu Anda bawa ketika bepergian. 

    5. Simpan dulu koleksi Anda. Tidak semua lagu dewasa baik untuk diperdengarkan pada anak. Anda perlu cermat dalam memilih lagu-lagu yang umum. Ketika lirik lagu lebih mengarah kepada unsur percintaan orang dewasa, sebaiknya Anda simpan dulu lagu tersebut. Sebab anak belum mengerti arti dari lirik-lirik lagu tersebut dan mungkin ia hanya menikmati musik dan suara pengantar lagu. Akan tetapi, bukan berarti Anda hanya memutar lagu-lagu anak sampai Anda bosan. Beberapa lagu umum juga bisa Anda perdengarkan padanya, selama liriknya mengajarkan tentang hal-hal yang baik. Misalnya, lagu Whitney Houston “The Greatest Love of All”, Michael Jackson “Heal the World”, dan lagu-lagu soundtrack film Disney, yang liriknya ‘aman’ untuk dinyanyikan. 

    6. Ajarkan anak untuk mengenal makna lagu.
    Jika Anda menyuguhi anak dengan lagu-lagu berbahasa asing atau bahasa daerah, pastikan Anda juga bisa mengajarkan arti dan makna dari lirik lagu tersebut. Cublak Cublak Suweng, misalnya. Lagu ini biasa dinyanyikan ketika sekumpulan anak-anak bermain, salah satu ada yang duduk telungkup dan ada yang menyembunyikan batu di genggaman temannya yang lain. Atau, ketika mendengarkan lagu berbahasa asing, ajarkan mereka makna di balik lagu yang didengar. Misalnya lagu koleksi Disney, Wish upon a Star dari film Pinocchio yang menggambarkan doa dan harapan Paman Geppetto supaya Pinocchio dapat menjadi manusia.

    7. Waspada lingkungan sekitar. 
    Anda bisa meminta pada asisten rumah tangga atau pengasuh, bahkan siapapun yang menjaga balita Anda di rumah ketika Anda bekerja, untuk memastikan ia tidak disuguhi lagu-lagu atau tontonan yang tidak sesuai dengan usianya. Selain itu, saat ada acarakeluarga dan anak diminta untuk menyanyi sebuah lagu dangdut yang ia hafal, Anda dapat menepis hal tersebut dengan meyakinkan balita, “Nyanyi lagu yang kemarin kita pelajari saja, yuk, Nak!” 

  • Mempersiapkan Diri Menjadi Orang Tua yang Baik

    Anda tidak perlu iri ingin bisa menjadi seperti orang tua si A atau si B, jika hal tersebut terjadi justru membuat cara mendidik Anda menjadi tidak konsisten.
    • Tak terbayangkan oleh saya sebelumnya bahwa betapa repotnya mengurusi anak. Di rumah saya tinggal adik yang baru satu tahun menikah, mereka memiliki seorang putra yang sangat lucu dan menggemaskan. Di awal kelahiran putra pertamanya setiap hari saya memperhatikan kesibukannya mengurusi buah hatinya kemudian berangkat bekerja. Kegiatan istrinya di rumah juga tidak kalah sibuk, dimulai dari memandikan anaknya di pagi hari, mencuci pakaian yang kotor, menyuapinya makan, menidurkannya, menyetrika pakaian, hingga membersihkan rumah.
      Hingga saat ini si kecil telah berusia 1 tahun dan mulai bisa berjalan, kesibukan mereka berdua mengurusi buah hatinya tak sedikit pula berkurang. Kegiatan demi kegiatan tetap mereka lakukan bersama-sama, bahu-membahu melakukan tugas dan kewajiban masing-masing, dari mereka saya dapat belajar satu hal yang menarik bagaimana mempersiapkan diri untuk menjadi orang tua yang baik. Pengalaman ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi saya yang akan memutuskan menikah dalam waktu dekat.
      Tergerak oleh keinginan tersebut saya sempatkan diri membaca beberapa buku dan materi mengenai keluarga yang saya peroleh secara online dari internet. Saya sadar betapa mempersiapkan diri menjadi orang tua yang baik tidaklah mudah, teori dan praktek dalam kehidupan nyata bisa jadi sangat berbeda jauh, dengan tips berikut barangkali bisa membantu kita calon orang tua agar bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menjadi orang tua yang baik bagi buah hati kita masing-masing:
    • Kesiapan psikologis dan mental

      Kesiapan psikologis dan mental sangat menentukan keberhasilan seseorang melewati masa-masa sulit dalam tugas menjadi orang tua. Menghadapi anak yang bandel, rewel atau sedang sakit memerlukan ketenangan dan kesabaran ekstra. Banyak orang tua yang khawatir berlebihan karena sakitnya atau justru memarahi anak yang rewel terus menerus. Oleh karena itu, mempersiapkan psikologis serta mental menjadi pondasi utama dalam menghadapi tugas berat sebagai orang tua.
    • Bertanggung jawab

      Sebagai orang tua sudah sepatutnya bertanggung jawab dan total dalam mencurahkan kasih sayang kepada keluarga serta buah hatinya. Orang tua yang bertanggung jawab akan mengusahakan dengan sebaik mungkin kebutuhan pangan, papan, sandang serta kesehatan keluarganya. Tanggung jawab ini hendaknya telah dipikirkan dengan masak jauh-jauh hari sebelum Anda berdua memutuskan untuk menikah, segala aspek dalam kehidupan pernikahan hendaknya menjadi prioritas utama yang perlu didiskusikan bersama pasangan Anda.
    • Siap menghadapi perubahan yang terjadi

      Jangan terkejut dengan perubahan yang akan terjadi setelah Anda menikah. Perubahan yang terjadi dapat meliputi perubahan bentuk tubuh, rutinitas keseharian, pola tidur, pola makan, kesempatan bertemu dengan teman, dan sebagainya. Sebagai orang tua Anda bukan lagi seorang bujangan yang bebas menentukan apa yang Anda mau untuk lakukan. Oleh karena itu, bersiap-siaplah dan biasakan diri sedari awal untuk merubah kebiasaan harian Anda sehingga suatu hari nanti Anda tidak terkejut dengan tuntutan tugas baru sebagai orang tua.
    • Mengawasi pertumbuhan dan perilaku anak

      Ada kalanya sebagai orang tua tuntutan pekerjaan menyita waktu untuk bisa berkumpul dengan keluarga. Meskipun pekerjaan Anda sangat berat luangkanlah waktu untuk keluarga Anda khususnya untuk anak-anak sebisa mungkin. Prioritaskan keluarga Anda di atas pekerjaan, apa gunanya mampu menjadi seorang yang sukses secara ekonomi, tetapi keluarga dan anak-anak menjadi berantakan. Awasi perilakunya dan nikmati masa perkembangannya, dengan cara ini menjadikan kedekatan hubungan Anda dengan buah hati Anda akan tetap terjalin
      Tidak ada referensi yang pasti bagaimana cara yang tepat untuk dapat menjadi orang tua yang baik. Menjadi orang tua yang baik bukanlah sebuah ilmu seperti fisika atau kimia yang dapat dipelajari di sekolah-sekolah. Menjadi orang tua adalah sebuah proses pendidikan yang terjadi secara alami, sekolah bagi orang tua adalah di dalam keluarganya.
      Pola mendidik yang diajarkan oleh orang tua ketika Anda masih kecil, mungkin bisa berbeda bila diterapkan kepada anak-anak Anda saat ini. Jika hanya berpatokan pada buku-buku atau materi-materi dari internet yang beredar luas, hal tersebut justru dapat membingunkan Anda. Intinya, jadilah diri sendiri! Belajarlah dari pengalaman, terimalah masukan dan saran dari orang-orang terdekat Anda yang telah berpengalaman dalam membangun keluarga mereka. Anda tidak perlu iri ingin bisa menjadi seperti orang tua si A atau si B, jika hal tersebut terjadi justru membuat cara mendidik Anda menjadi tidak konsisten.
    • Menangani Anak yang Mengesalkan

      Anda menyayangi mereka, tetapi Anda kesal kepada mereka saat itu. Semua upaya yang Anda lakukan tampaknya tidak berhasil.
      • Menangani Anak yang Mengesalkan

        Anda tidak tahu apakah harus mencium atau memukul mereka. Anda menyayangi mereka, tetapi Anda kesal kepada mereka saat itu. Semua upaya yang Anda lakukan tampaknya tidak berhasil.
        Memiliki anak yang menyimpang dari nilai-nilai yang diajarkan di rumah dapat menjadi salah satu situasi paling mengecilkan hati yang pernah Anda alami. Bagaimana pun, ini bukanlah saatnya untuk menyerah. Ingatlah bahwa upaya untuk menjangkau mereka, semuanya adalah berkisar tentang mereka, bukan tentang Anda mau pun kegagalan besar apa pun yang Anda lihat dalam diri Anda, yang mungkin Anda anggap sebagai pemicunya. Apa pun yang terjadi, telah terjadi. Sudah saatnya untuk melupakannya dan berpikir ke depan.
        Entah mereka berada di rumah Anda dan membuat pilihan yang berpengaruh pada keharmonisan keluarga, atau mereka telah meninggalkan Anda dan Anda merasa tidak ada yang bisa dikatakan, ada sumber pengetahuan yang dapat digunakan saat Anda merasa telah kehilangan seorang anak.
        Pertama-tama Anda tidak kehilangan mereka. Suara Anda hanya dikalahkan oleh suara bising dunia yang lebih menarik perhatian mereka.
        Ada pendekatan yang lebih baik daripada kata-kata, “Karena saya adalah orangtuamu!” Ingatlah bahwa gol kita bukanlah membesarkan anak, tetapi untuk membesarkan orang dewasa yang memiliki kemampuan mengendalikan diri serta pustaka kearifan sebagai sumber untuk membantu mereka membuat pilihan yang bijaksana bagi diri mereka sendiri. Mereka tidak lagi perlu untuk memanggil dan meminta persetujuan kita. Mereka perlu memahami alasan Anda saat membuat keputusan supaya mereka dapat mengingat kembali alasan tersebut saat mereka sendiri membuat pilihan. Bahkan jika alasan itu tidak lebih konkrit daripada, “ Saya memiliki perasaan yang tidak enak mengenai pesta itu dan kamu perlu menghormatinya.”
        Kasih sayang sejati harus menjadi landasan pola Anda mengasuh anak. Kadang-kadang anak-anak lebih cerdas daripada yang kita akui. Kepekaan naluri mereka seringkali cukup antusias untuk mengetahui apakah Anda menyampaikan kepada mereka kata-kata yang hambar atau nasihat yang tulus. Perkataan Anda harus didasarkan pada kebenaran abadi dan kasih sayang yang tulus. Jika tidak, anak Anda akan mengetahuinya.
        Perkataan keras harus disertai kasih yang berlimpah. Anak-anak mungkin mencoba menganggap Anda sebagai musuh, tetapi kita adalah orang yang paling peduli mengenai kesejahteraan mereka.
        Anak-anak Anda harus tau sejauh mana Anda tetap setia kepada mereka. Ini bukan berarti bahwa Anda harus memaklumi segala tindakan dan sikap mereka. Arti sebenarnya adalah “apa pun yang terjadi,” Anda tetap menyayangi mereka. Kita harus lebih peduli tentang anak-anak kita daripada tentang bagaimana mereka memberi gambaran cara kita membesarkan anak kepada orang luar.
        Jika upaya Anda menghadapi pembangkangan, pertahankanlah kelembutan hati Anda. Tetaplah menyayangi dan menjangkau mereka. Jika pintu dibanting di depan Anda seribu kali, ketuklah seribu satu kali dengan selalu memberikan ruang dan jarak waktu di antaranya.
        Saya sangat yakin bahwa setiap orang tua diberikan kunci-kunci untuk membesarkan anak mereka. Kita hanya perlu mendengarkan suara halus dan lembut dalam hati kita yang membimbing dan mengarahkan kita.
        Secara ringkas:
        • Pahamilah kekuatan dunia yang menggenggam mereka.
        • Jangan khawatir akan perkataan orang lain – hubungan Anda adalah antara Anda dan anak Anda.
        • Pertahankan kepala yang dingin dan hati yang lembut.
        • Berikan ruang dan jarak waktu.
        • Dengarkan bisikan yang Anda rasakan.
        • Jangan pernah menyerah; teruslah mengundang mereka ke dalam kehidupan Anda.
        Setelah mengalami semua cobaan ini berkali-kali, saya tahu, bahwa pada akhirnya apa pun masalah yang mereka buat, anak-anak kita akan tetap berharga untuk diperjuangkan.
        Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Indah Wajarsari dari artikel asli “Reaching out to a wayward child” oleh Rebecca Rickman
      • ‪#‎TooBigToFail‬ gara2 Lehman Brothers bangkrut, jadi inget waktu ambil KPR, uang muka 30% aja masi kurang karna bank takut kita g bisa byr, kalo pny uang dibank jg degdegan kalo byk dan masuk invest, takutnya pasar kacau, uang kita blm tersedia, kepercayaan saja tidak cukup, jadi lebih baik invest pada sesuatu yg pasti2 aja, LM kyknya pas krn mau dijua 25 tahun dari sekarang
      • KENALI KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK
        Dear Ayah Bunda,
        Pernah lihat dalam beberapa berita nasional bahwa ada anak yang mengalami kekerasan seksual? Sungguh amat memprihatinkan.

        Yang dimaksud kekerasan seksual pada anak adalah apabila seseorang menggunakan anak untuk mendapatkan kenikmatan atau kepuasan seksual. Tidak terbatas pada hubungan seks saja, lho, tindakan-tindakan berikut juga termasuk kekerasan seksual pada anak:
        - Menyentuh tubuh anak secara seksual, baik si anak memakai pakaian atau tidak.
        - Segala bentuk penetrasi seks, termasuk penetrasi ke mulut anak menggunakan benda atau anggota tubuh.
        - Membuat / memaksa anak terlibat dalam aktivitas seksual
        - Secara sengaja melakukan aktivitas seksual di hadapan anak, atau tidak melindungi dan mencegah anak menyaksikan aktivitas seksual yang dilakukan orang lain.
        - Membuat, mendistribusikan dan menampilkan gambar atau film yang mengandung adegan anak-anak dalam pose atau tindakan tidak senonoh.
        - Memperlihatkan kepada anak, gambar, foto atau film yang menampilkan aktivitas seksual.
        Kenapa korban penganiayaan seksual, menutup rapat kejadian yang menimpanya? Karena sebagian besar pelaku adalah orang yang dikenal dekat, anak-anak biasanya merasa bingung dan tidak tahu harus mengadu pada siapa serta bagaimana menceritakan kejadiannya. Selain itu, pelaku juga sering memanfaatkan rasa takut anak, rasa malu dan rasa bersalah anak atas kekerasan yang menimpa. Bahkan mungkin juga si pelaku mengancam untuk menyakiti si anak, orang tuanya, atau adik dan kakaknya bila anak mengadu. Jahat sekali, ya Bunda! frown emoticon
        Semoga bermanfaat.
        Semoga bermanfaat. smile emotikon
        [adv]: **** VITABUMIN NUTRISI TUMBUH KEMBANG ANAK, PENAMBAH NAFSU MAKAN DAN DAYA TAHAN TUBUH ANAK, REKOMENDASI DOKTER ANAK DAN HERBALIS****
      • ‪#‎confessions_of_a_shopaholic‬ harusnya saat ini aku udah di gramedia menikmati diskon 30% dr flazz, sygnya shuttle bus masuk bengkel, jadi aku naek dlu bt nonton, eh ad film ini, ini kayak jalan TUHAN biar nanti saat aku belanja TIDAK KALAP
         Beribadahlah kepada Rabbmu.. agar kamu bertaqwa (2:21).
        Renungkan ayat ini. Ibadah yang tidak menghasilkan ketaqwaan tanda tidak diterima..
        Oleh: Ust. Badru Salam, Lc
      • Mencari Let Down Reflex

      • Anda pernah mengalami rasa nyeri di payudara saat menyusui atau memerah ASI? Jangan kaget Moms, itu artinya Anda sedang mengalami Let Down Reflex atau saat di mana ASI Anda mengalir keluar. LDR ini dipengaruhi oleh hormon Oksitosin yang menyebabkan kotraksi otot-otot di sekitar payudara sehingga ASI mengalir ke saluran dan keluar di pori-pori.

        Selain rasa nyeri, ibu juga bisa mengalami rasa mual atau bahkan rileks dan tenang sampai mengantuk saat terjadi LDR. LDR juga bisa dirasakan ketika tiba-tiba payudara Anda seperti terasa sangat penuh, ASI menetes dari payudara dan gerakan menyusu bayi yang berubah dari cepat-putus-putus menuju menghisap- menelan.

        Ketika memerah ASI biasanya LDR lebih lama datang ketimbang menyusui langsung. Ada beberapa cara untuk memunculkan LDR ketika memompa ASI, misalnya dengan melihat foto atau video bayi Anda atau memegang baju Si Kecil yang habis dipakai. Cara lain yang bisa digunakan adalah memijat lembut payudara Anda atau membiarkan orang-orang terdekat Anda memberikan dukungan dan semangat.
      • Keajaiban ASI Bagi Kesehatan & Kecantikan

      • Kita semua tahu ASI bermanfaat bagi tumbuh-kembang bayi. Tapi tahukah Anda ASI punya segudang manfaat lainnya, misalnya dapat digunakan menjadi produk perawatan kulit hingga alternatif pengobatan alami? Dilansir dari sumber M&B UK, inilah keajaiban ASI yang mungkin belum Moms ketahui. 
      • Kalau ASI dapat meredakan nyeri pada puting payudara Anda, cairan ini juga bisa menyembuhkan ruam popok. Cukup oleskan ke bagian ruam beberapa kali sehari secukupnya.
      • Kalau Si Kecil tanpa sengaja menggaruk tubuhnya dan menjadi luka, ASI yang steril dan mengandung antiseptik bisa digunakan untuk menetralisir luka dari kuman.
      • Percaya tidak percaya, beberapa ibu menggunakan ASI milik mereka untuk menghilangkan jerawat atau masalah wajah lainnya. Caranya cukup sederhana, yaitu tinggal mengoleskan ASI ke wajah lalu bersihkan. 
      • Antibakteri yang terdapat di dalam ASI ternyata mampu membantu meredakan nyeri tenggorokan. Kalau ingin mencobanya, minum segelas ASI dan berkumurlah beberapa saat.
      • Meneteskan beberapa tetes ASI ke bagian lubang telinga bayi dinilai mampu menghilangkan infeksi yang terjadi di dalam telinga. “ASI efektif dan merupakan alternatif cepat untuk membantu penyembuhan infeksi sinus dan telinga karena kaya akan antibodi,” ujar ahli masalah menyusui Geraldine Miskin.
      • Jika Si Kecil mengalami mata merah atau bintitan, Anda dapat meneteskan ASI ke sebuah kapas lalu oleskan ke area sekitar mata Si Kecil untuk menyembuhkannya.
      • Masalah ini pasti pernah dirasakan oleh banyak ibu baru. Untuk mengatasinya, Anda dapat mengaplikasikan ASI ke sekitar puting setelah Si Kecil menyusu agar sakitnya mereda.
      • Mengolesi tubuh Anda dan Si Kecil dengan ASI mungkin adalah ide yang cukup aneh. Meski begitu ASI terbukti dapat meredakan nyeri dari sunburn lho, Moms! 

      • Persiapan Persalinan

      • Anda tidak akan pernah mengetahui kapan tepatnya Si Kecil akan lahir ke dunia. Karena itu, Anda perlu beberapa persiapan. Persiapan persalinan yang lebih matang akan membuat Anda lebih santai menghadapinya. Berikut beberapa persiapan yang Anda lakukan menjelang hari persalinan.

        1. Merencanakan Proses Persalinan
        Mulai pikirkan tentang bagaimana proses persalinan yang Anda inginkan, normal ataukah caesar. Termasuk pilihan metode penghilang rasa sakit apa yang akan Anda pakai. Diskusikan rencana persalinan Anda ini dengan bidan atau dokter kandungan Anda. Diskusikan pula pilihan metode persalinan yang Anda pilih dengan pasangan Anda.

        2. Cari Dukungan
        Pasangan, keluarga, ataupun sahabat terdekat Anda perlu tahu bagaimana kondisi kehamilan Anda. Komunikasikan apa yang Anda alami, baik keadaan fisik maupun mental. Anda perlu masukan dan dukungan dari orang-orang terdekat, terutama pasangan dan keluarga Anda untuk mengurangi ketakutan atau kekhawatiran menghadapi persalinan. Jangan sungkan untuk meminta bantuan mereka jika Anda menghadapi kesulitan.

        3. Persiapan ke Rumah Sakit
        Mendekati waktu persalinan, Anda sudah memastikan di mana rumah sakit tempat Anda akan melahirkan. Tidak ada salahnya pula Anda mulai berkemas mempersiapkan pakaian dan peralatan lainnya yang Anda butuhkan ke dalam tas, untuk menginap di rumah sakit saat persalinan nanti. Barang-barang yang perlu dipersiapkan antara lain, pakaian Anda dan bayi, sandal nyaman, kaus kaki hangat, bra menyusui, bantalan payudara, peralatan mandi, charger baterai ponsel dan kamera Anda, tisu bayi, dan peralatan bayi lainnya.

        4. Cari Tahu Info Persalinan
        Cari tahu tips atau cara bagaimana penanganan jika Anda mengalami kontraksi atau pecah ketuban secara tiba-tiba. Pelajari juga bagaimana cara menenangkan diri saat kontraksi datang. Pelajarilah teknik pernapasan saat persalinan, dan cara mengurangi ketegangan saat persalinan. Pikirkan tentang hal-hal yang positif jika kekhawatiran Anda tidak juga hilang.(Aulia/DT/dok.M&B)

    • no 3 beratttt ituuu, syukur kami habis nikah lgsg pindah rumah jauh dr klrg, jd g byk omongan udh hamil? doa kami tetep jika kami sudah PANTAS menjadi ortu,mohon dikabulkan, jika belum pantas, mohon dimudahkan utk mjd pantas, karna manusia itu selalu mengutamakan keINGINan dibanding yg lain2
    • PRINSIP-PRINSIP DASAR Pendidikan ANAK
      1. Anak anakmu bukan pilihanmu, mereka menjadi anak2mu, bukan krn keinginan mereka, tetapi karena Takdir Allah. (QS.28: QS.68,42: QS.49-50).
      2. Karena apa yg ALLAH takdirkan untukmu, maka itulah amanah yg harus ditunaikan. (QS.8:27-28).
      3. Orang tualah yg ingin memiliki anak ϑάπ keinginanmu adalah janjimu kepada ALLAH. Maka tepatilah janjimu krn akan ALLAH minta pertanggung jawabannya. (QS.5:1, QS.17:34, QS.13:19-24).
      4. ALLAH tdk membebanimu melampaui kemampuanmu, maka bersungguh-sungguhlah. (QS.2:233, QS.64:16, QS.3:102, QS.22:78).
      5. ALLAH tdk mewajibkanmu membentuk anak-anakmu mahir dalam segala hal, tetapi ALLAH mewajibkanmu membentuk anak-anak yang shalih. (QS.21:205).
      6. Jangan berharap kebaikan dari anak2mu, bila tdk mendidik mereka menjadi anak2 yg shalih. (QS.11:46, QS. 19:59).
      7. Jangan berharap banyak pada anak2mu, bila kamu tidak mendidik mereka sebagaimana mestinya. (QS.17:24).
      8. Didiklah anak-anakmu sesuai Fitrahnya. (QS.30:30).
      9. Janganlah menginginkan anak2mu sbg anak2 yg shalih sebelum engkau menjadi shalih lebih dahulu.
      10. Janganlah menuntut hakmu dari anak2mu, sebelum engkau memberi hak anak-anakmu.
      11. Janganlah engkau menuntut hakmu dari anak-anakmu, sampai engkau memenuhi hak2 ALLAH atas mu. (QS. 2:83, QS. 4:36, QS 6:151, QS. 17: QS. 23-24).
      12. Berbuat baiklah pada anak-anakmu, bahkan sebelum mereka diciptakan.
      13. Janganlah engkau berpikir tentang hasil akhir dari usahamu mendidik, tetapi bersungguh-sungguhlah dalam mendidik. (QS.11:93).
      14. Janganlah berhenti mendidik sampai kematian memisahkanmu. (QS.15:99).
      Baarakallahu fiikum...
      Presented by VITABUMIN
      Konsultasi soal tumbuh kembang anak CS IRA: 085859708385 / 081216484623 Pin BBM 535587BD
      CS RANI 085712775610 Pin BBM 517C6565
    • Gambar Porno Merusak Otak Anak? Inilah Penjelasan Ilmiahnya!

    • Sahabat Ummi, gambar-gambar porno di Internet atau tayangan-tayangan televisi yang menyajikan unsur pornografi dan pornoaksi tidak bisa dihindarkan. karena setiap harinya bisa kita saksikan atau temukan dengan mudah dimana pun, apalagi dengan kecanggihan dunia teknologi saat ini. Bagaimana ya pengaruh gambar porno terhadap otak anak? Ini dia penjelasannya.
      Kerusakan pada 5 bagian otak
      Menurut Dr Mark, pornografi dapat menyebabkan kerusakan pada lima bagian otak, terutama pada Pre Frontal Corteks (bagian otak yang tepat berada di belakang dahi). Kerusakan bagian otak ini akan membuat prestasi akademik menurun, orang tidak bisa membuat perencanaan, mengendalikan hawa nafsu dan emosi, mengambil keputusan dan berbagai peran eksekutif otak sebagai pengendali impuls-impuls. Bagian inilah yang membedakan manusia dengan binatang.
      Otak akan mengecil dan rusak
      Pada pecandu pornografi, Dr. Mark menjelaskan, otak akan merangsang produksi dopamin dan endorfin, yaitu suatu bahan kimia otak yang membuat rasa senang dan merasa lebih baik. Dalam kondisi normal, zat-zat ini akan sangat bermanfaat untuk membuat orang sehat dan menjalankan hidup dengan lebih baik. Tapi dengan pornografi, otak akan mengalami hyper stimulating (rangsangan yang berlebihan), sehingga otak akan bekerja dengan sangat ekstrem dan kemudian mengecil dan rusak.
      Kerusakan otak permanen
      Pada dasarnya orang yang kecanduan pornografi merasakan hal yang sama dengan pecandu narkoba, yaitu ingin terus memproduksi dopamin dalam otak. Tapi pecandu pornografi bisa memenuhi kebutuhan barunya itu dengan lebih mudah, kapan pun dimanapun, bahkan melalui handphone. Akhirnya, ini akan lebih sulit dideteksi dan diobati ketimbang adiksi narkoba. Pornografi merupakan adiksi baru yang tidak tampak pada mata, tidak terdengar oleh telinga, namun menimbulkan kerusakan otak yang permanen bahkan melebihi kecanduan narkoba.
      Oleh karena itu, diperlukan suatu pembinaan dan pengawasan dari semua kalangan, khususnya untuk anak-anak, remaja dan dewasa, agar bisa terhindar dari bahaya kecanduan baru, yaitu pornografi. Adiksi (kecanduan) mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik mengecil.
      Melemahkan fungsi kontrol
      Pornografi menimbulkan perubahan konstan pada neorotransmiter dan melemahkan fungsi kontrol. Ini yang membuat orang-orang yang sudah kecanduan tidak bisa lagi mengontrol perilakunya. Serta menambahkan adiksi pornografi juga menimbulkan gangguan memori. Kondisi itu, tidak terjadi secara cepat dalam waktu singkat namun melalui beberapa tahap yakni kecanduan yang ditandai dengan tindakan impulsif, ekskalasi kecanduan, desensitisasi dan akhirnya penurunan perilaku.
      Kerusakan otak sama dengan kerusakan pada mobil saat tabrakan keras
      Elly Risman, Psikolog dari Yayasan dan Buah Hati Jakarta menjelasakan bahwa,”Kerusakan otak akibat pengaruh pornografi di mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI), hasilnya sama dengan kerusakan pada mobil saat tabrakan keras.”
      Pree Frontal Cortex (PFC) akan rusak ketika anak melihat pornografi. Padahal PFC adalah pusat nilai, moral, tempat di mana merencanakan masa depan dan tempat mengatur manajemen diri. Bagian otak alis kanan atas inilah yang menentukan jadi apa seorang anak nantinya. Karena itulah PFC juga disebut direktur yang mengarahkan kita.
      Rasa Sensitif hilang, Candu terus meningkat
      Candu pornografi membuat orang menjadi dissensitifisasi. Gambar porno yang sudah dilihat tidak akan dilihat ulang karena sudah tidak berpengaruh lagi, yang ingin dilihat lagi adalah gambar porno yang lebih dari gambar sebelumnya, karena rasa senstifnya hilang. Oleh karena itu para pencandu pornografi akan selalu meningkat candunya seperti menaiki tangga, ia ingin lebih, lebih dan lebih lagi.
      Ketika anak melihat satu kali pornografi maka dia ingin dua, tiga, empat kali lagi. Ketika gambar pornografi sering melewati PFC, maka bagian yang menyimpan moral dan nilai, membuat perencanaan hidup, akan menciut dan mengecil yang mengakibatkan dorongan seks tidak terkendali. Karena mata tidak bisa ditahan dan otak menjadi rusak karena ketagihan seks.
      Setelah melihat pornografi, maka gambar visual pornografi itu akan dikirim ke otak bagian belakang, disebut juga respondent. Karena respondent ini belum berfungsi maka anak akan kaget. Jika respondent tersenggol maka dia akan mengeluarkan hormon yang namanya dopamin. Dopamin itu akan mengeluarkan zat yang akan membuat anak merasa senang, nikmat, bahagia, dan membuat anak kecanduan.
      Membekukan memori kenangan yang detail
      Proses melihat pornografi sama dengan bersetubuh, jadi anak yang melihat pornografi mereka bersetubuh dengan gambar-gambar. Selain hormon dopamin yang berproduksi hormon norepinephrine juga akan keluar. Hormon norepinephrine berfungsi sebagai pembeku memori kenangan yang detail.
      Seperti seorang istri dengan bagian-bagian-bagian tertentu suaminya, begitu pun sebaliknya. Hormon norepinephrine biasanya keluar setelah bersetubuh. Selain norepinephrine, otak juga akan mengeluarkan hormon oksitoksin. Ini adalah adalah hormon mawadah wa rahmah. Hormon yang mengikat antara suami dan istri. Tapi jika anak yang bersetubuh dengan gambar maka hormon ini akan mengikat anak tersebut dengan gambar porno yang telah dilihatnya.
      Setelah mencapai klimaks, maka akan keluar hormon serotonin. Hormon ini yang membuat relax dari ujung rambut sampai ujung kaki. Karena itu,  orangtua menjaga anak-anak agar otak mereka tidak rusak sebelum kesiapan peran seksual yang telah diciptakan Allah Subhanahu Wata’ala untuk mereka telah siap dan halal.
      Sahabat Ummi, itulah penjelasan rusaknya otak anak akibat pornografi yang menyerang secara bebas. Mari kita jaga anak-anak kita dari bahaya pornografi. Semoga bermanfaat.

      Referensi: dari berbagai sumber
    • Mengatasi Aneka Masalah Kulit Saat Hamil

    • 1.Saat hamil, kulit berpotensi untuk jadi lebih kulit kering. Coba konsumsi makanan        
          kaya vitamin  A seperti wortel, brokoli, ubi juga vitamin B seperti daging, ikan dan             gandum.

       2. Masalah radang kulit dan jerawat dsst hsmil bisa ditanggulangi dengan memilih poroduk      makanan dari susu, ikan berlemak, unggas, beras merah, dan kacang-kacangan.
       
      3. Jangan takut akan strech mark. Pilih makanan kaya zink seperti jahe, keju dan gandum     utuh untuk mencegahnya. 

      4. Sayuran hijau tua, susu, ikan dan biji wijen juga akan membuat kulit Anda senantiasa         sehat sepanjang kehamilan. 

      5. Perbanyak minum air putih. Jika bosan dengan rasanya yang tawar, Bunda bisa                 menambah perasan jeruk lemon yang kaya vitamin C.
    • Tips Mengubah Posisi Kehamilan Sungsang

    • Kehamilan sungsang atau posisi sungsang adalah posisi di mana bayi di dalam rahim berada dengan posisi kepala di atas, dan kaki atau pantatnya berada di dekat jalan lahir. Jadi, ketika persalinan normal, pantat atau kaki Si Bayi akan keluar lebih dulu dibanding kepalanya.

      Kehamilan sungsang dapat didiagnosis dengan bantuan USG. Pada kehamilan 28 minggu, bayi memang bisa berisiko berada dalam posisi sungsang. Namun, risiko tersebut bisa menurun seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, mendekati 40 minggu. Sebenarnya, ada tips sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengubah posisi bayi yang sungsang, seperti berikut.


      1. Lakukan posisi sujud selama 10-15 menit dan ulang 3 kali dalam sehari.
      2. Berenang secara rutin agar panggul Anda lebih rileks dan longgar.
      3. Ajak janin mendengarkan musik klasik dengan menempelkan earphone di perut bagian bawah dekat tulang kemaluan selama 10 menit setiap harinya.
      4. Lakukan posisi merangkak, lalu gerakkan punggung sampai melengkung dengan kepala menengadah.
      5. Cobalah berbaring miring, lalu sinari perut Anda dengan senter dari puncak rahim ke arah tulang kemaluan. (SA/Aulia/DT/dok.freedigitalphotos)
    • Kandungan ASI Sesuai Jenis Kelamin

    • Tahukah Anda bahwa kandungan ASI yang diproduksi akan berbeda tergantung dari jenis kelamin bayi? "Ibu memproduksi resep ASI yang berbeda untuk anak laki-laki dan perempuan," ungkap Katie Hinde, biologis dari Universitas Harvard. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa komposisi ASI bervariasi menurut jenis kelamin, yaitu bayi laki-laki perlu susu kaya lemak dan protein, sedangkan perempuan memerlukan jumlah kalsium yang lebih besar. Penelitian ini mendapatkan hasil yang sama antara manusia, primata, dan mamalia lainnya.


      Mengapa perbedaan komposisi dan kuantitas ini bisa terjadi? Ada banyak teori mengenai hal tersebut. Pada primata misalnya, air susu untuk bayi betina lebih kaya kalsium untuk mempercepat perkembangan tubuh dan kesiapan bereproduksi. Sedangkan bayi monyet jantan tidak diharuskan untuk mencapai kematang seksual yang cepat dan mereka lebih banyak bermain dan beraktivitas, sehingga membutuhkan air susu yang lebih kaya energi.
      Sedang pada manusia, Hinde bertutur, belum diketahui mengapa terjadi perbedaan produksi ASI ini. Namun yang pasti, hal ini menegaskan bagaimana susu formula tidak dapat menggantikan ASI. 
    • 5 Langkah Agar Bayi Mengenal Buku

    • Apa saja langkah-langkah penting agar anak sejak dini dapat “bergaul” dengan buku?. Dalam tahap pengenalan bersama bayi Anda dapat memilih waktu dan kesempatan terbaik. Pilihlah waktu yang paling nyaman bagi Anda dan anak. Yaitu, ketika Anda sedang bersemangat dan segar, dan anak dalam keadaan tidak mengantuk, kenyang dan antusias.  

      1. Perlihatkan buku bayi dengan gambar dan warna-warni menarik biarkan ia memegang sendiri. Mulailah dari sampulnya. Lalu tunjukkan gambar-gambar serta tulisan. Bahaslah warna dan bentuk yang ada pada sampul. Setelah itu masuk ke bagian dalam, tunjukkan gambar-gambar dan bacakanlah dengan artikulasi yang jelas serta nada baca yang gembira dan bersemangat.

      2. Membaca keras, jelas dan perlahan memberi kesempatan bagi bayi melatih indera pendengaran, kemampuan mengingat serta ketrampilannya memproduksi bunyi bahasa sendiri. Membacakan keras dan berbicara dengan perlahan dan jelas dikenal sebagai bahasa parenthese. Teknik berbicara yang lebih perlahan, jelas serta titian nada (pitch) yang tinggi, menurut para ahli, lebih mudah ditangkap dan diikuti oleh bayi. 

      3. Bicarakan dan bersenang-senanglah saat membaca bersama. Apabila Anda ingin anak mengenang dan mengingat pengalaman membaca sebagai sesuatu yang menyenangkan, lakukanlah secara fun. Dari buku nyanyikan beberapa lagu yang temanya mungkin sama, atau lakukan permainan ci-luk-ba atau lainnya.

      4. Lihatlah apa yang dilakukan anak. Dari pengalamannya bergaul dengan buku, biarkan kemudian berimprovisasi dan bermain. Ini memberinya kesempatan untuk belajar memahami dan menerapkan pengetahuan yang ia peroleh dari buku dalam kesehariannya, terutama di kemudian hari. Misalnya, bermain, bercerita, menceritakan kembali dan lainnya. 

      5. Jadikan kegiatan bersama buku hal rutin. Berbagilah buku bersama bayi setiap hari. Cukup beberapa menit saja, membaca buku bersama anak akan memberi manfaat untuk seumur hidupnya. Paling tidak, ia akan cinta pustaka, kecerdasan kognitifnya pun terasah. Bukan hanya itu, penelitian bahkan membuktikan, anak-anak yang sejak dini “melek” pustaka juga cerdas secara sosial dan emosional. 

      Denny Taylor, Ed.D., yang mengepalai bagian studi kesusastraan di Hofstra University, di Hempsted, New York dan juga menjadi professor di tempat yang sama, bahkan berujar, “Membacakan buku cerita akan menyatukan orang tua dan anak dalam kegiatan bersama. Menciptakankan momen dan kesempatan berharga yang membuat orang tua dan anak dekat secara fisik dan emosi.” Sudah begitu, anak tak hanya menjadi cerdas, ia akan punya bonding yang sehat dengan orang tuanya. 
    • Ritual Persalinan di Berbagai Belahan Dunia

    • Cara melahirkan seorang ibu seringkali dipengaruhi kebudayaan yang berlaku di sekitarnya. Begitu pula dengan ritual dan kebiasaan yang mereka lakukan sebelum atau setelah persalinan. Berikut beberapa ritual persalinan yang biasa dilakukan para ibu di berbagai belahan dunia.
      Eropa
      Para ibu di Belanda merasa lebih nyaman dan senang melahirkan di rumah. Sehingga, negara tersebut pun tercatat sebagai pelaku homebirth tertinggi di Eropa. Sebanyak 33 persen bayi di Belanda dilahirkan di rumah. Setelah melahirkan, para ibu akan dibantu oleh perawat untuk mengurusi semua kebutuhan ia dan bayinya, termasuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Perawat tersebut akan tinggal hingga 10 hari setelah ibu melahirkan. Sementara di Munich, Jerman, bayi baru lahir akan dibungkus dalam kemeja ayahnya terlebih dahulu, sebelum diserahkan pada ibunya. Hal ini dilakukan agar bayi memiliki kesempatan untuk merasakan ikatan dengan kedua orangtuanya. Sedangkan di Finlandia, para ibu memiliki tradisi melahirkan dalam sauna.
      Afrika
      Wanita hamil di beberapa wilayah di Afrika, umumnya berjongkok terlebih dahulu di atas bebatuan panas untuk melenturkan area perineum mereka sebelum melahirkan. Sementara di Nigeria, alat kelamin wanita yang akan melahirkan tidak boleh disentuh oleh siapapun, kecuali suaminya. Bidan hanya akan membantu ibu proses persalinan dengan mengucapkan doa-doa yang berulang dan mengoleskan jamu pada perutnya untuk merangsang kontraksi.
      Asia
      Di Cina, seorang ibu yang baru melahirkan wajib beristirahat di rumah selama sebulan setelah melahirkan. Mereka akan dibantu oleh seorang asisten atau ibu mertua dalam menyelesaikan semua pekerjaan rumah tangga dan juga menjaga Si Bayi. Dalam tradisi keluarga yang begitu kaku, ibu yang baru melahirkan bahkan harus diam di tempat tidur selama beberapa hari dan suaminya harus menjauh. Kalau di Jepang, bumil tidak dianjurkan mengalami kenaikan berat badan melebihi 10 kg selama masa kehamilan. Sebab para bidan yakin, kenaikan berat badan yang berlebihan akan mempersulit proses persalinan. Para suami pun dilarang masuk ke ruang bersalin dan para ibu harus diam di tempat tidur selama setidaknya dua minggu setelah melahirkan. Sementara di desa nelayan terpencil Jepang, wanita terbiasa melahirkan di laut.
      Amerika
      Wanita Guatemala yang mengalami kesulitan saat melahirkan akan diminta untuk meminum cairan dari rebusan bawang merah. Sedangkan di Peru, jika plasenta tidak kunjung keluar setelah bayi lahir, maka sang ibu harus mengolesi lidahnya dengan garam. Cara ini dipercaya dapat mempercepat plasenta keluar. Menurut penduduk asli Amerika, apabila bumil senang merajut saat hamil, maka rajutannya harus diselesaikan sebelum ia melahirkan, supaya prosesnya tidak terhambat. Setelah bayi lahir, wanita Amerika pun akan mendapatkan jabatan tangan formal dari setiap orang yang ditemuinya (Aulia/dok.M&B)

    • Kapan Boleh Makan Usai Operasi Caesar?

      Jika melakukan operasi Caesar dengan anastesi umum, Anda tidak diperbolehkan makan dan minum langsung setelah operasi . Untuk operasi Caesar dengan anastesi lokal, Anda sudah bisa minum dan makan setelah dua jam pascaoperasi. Karena, anastesi lokal tidak memengaruhi kerja usus.

      Tapi, jika dengan anastesi umum, Anda perlu menunggu pengeluaran gas dari tubuh. Keluarnya gas merupakan pertanda usus mulai ‘sadar’ dan bekerja untuk sistem pencernaan.

      Sementara buang gas itu belum terjadi, Anda hanya diperbolehkan sedikit minum cairan. Jangan khawatir, nutrisi Anda akan tetap terjaga dengan adanya infus yang dipasang sebelum operasi. Selain untuk memasukkan obat-obatan, infus ini juga untuk mengganti cairan tubuh yang hilang dan memasukkan zat makanan dalam bentuk cairan glukosa dan elektrolit.

      Buang gas ini biasanya terjadi setelah 12 jam operasi. Akan tetapi jika buang gas ini tak terjadi hingga 24 jam, maka Anda bisa meminta diberikan bantuan obat untuk merangsang pengeluaran gas tersebut. Setelah buang gas terjadi, Anda sebaiknya jangan langsung konsumsi makanan padat. Makanlah bertahap dari susu, bubur saring, lunak, barulah ke makanan padat.
        
      Catatan penting:
      - Usai melahirkan, cukupi pemenuhan kebutuhan air putih dan sayur mayur juga buah agar tidak mengalami sembelit. Sembelit akan memberi penekanan berlebih pada luka operasi.

      - Jangan konsumsi makanan yang merangsang rasa tidak nyaman untuk tubuh Anda, seperti makanan pedas, bersantan atau mengandung gas seperti buah nangka atau durian.

      - Muntah setelah melahirkan? Jangan panik dan berasumsi ini akibat operasi dan obat anastesi. Bisa jadi ini karena pengaruh puasa sebelum operasi yang cukup lama, suhu ruang operasi yang dingin membuat perut tidak nyaman, atau saat dioperasi itu kondisi mama sendiri memang kurang prima, misalnya sebelumnya sudah mengejan lama untuk kelahiran normal


Merangsang Kontraksi

Banyak ibu yang harus menunggu lama untuk bisa merasakan mulas demi melahirkan bayinya. Sebenarnya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk merangsang kontraksi. Coba beberapa hal berikut ini:

1. Banyak berjalan kaki.
2. Mengonsumsi makanan pedas.
3. Lakukan hubungan seks. Saat melakukan seks, wanita mengeluarkan hormon oksitosin yang merangsang kontraksi rahim, sementara sperma mengandung prostaglandins yang dapat melunakkan serviks.
4. Lakukan akupuntur dan perawatan herbal, namun sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. 

Tahap Tumbuh Kembang Bayi Laki-laki

Sebenarnya, apa kata penelitian tentang gender dan bayi? Suatu penelitian membuktikan, saat bayi laki-laki dan perempuan usia 18 bulan ditunjukkan gambar dari boneka dan mobil, misalnya, kebanyakan bayi perempuan akan memilih gambar boneka dan sebagian besar anak laki-laki memilih gambar mobil. Sebenarnya, bayi usia ini sudah bisa dipengaruhi berbagai mainan yang sifatnya stereotype, yakni boneka untuk perempuan dan mobil-mobilan untuk laki-laki.

Namun, penelitian menyatakan, jika anak memilih hal berbeda, ini sebenarnya sudah bawaan dari lahir. Dan, berikut ini milestone anak laki-laki secara ilmiah:

- Mereka senang sesuatu yang bergerak. Menurut para psikolog di University of Cambridge, Inggris, anak laki-laki lebih menyukai benda yang bergerak ke sana sini ketimbang gerakan manusia. Misalnya, bagi bayi 12 bulan, wiper kaca mobil jauh lebih menarik daripada melihat seseorang berbicara.

Mereka bisa begitu fokus pada benda yang bergerak. Penelitian menunjukkan,bayi laki-laki 2 bulan lebih cepat memecahkan masalah mengapa benda ini bisa bergerak dibandingkan anak perempuan. Misalnya, jika Anda menggelendingkan bola di bawah kursi, butuh waktu beberapa menit untuk sampai di seberang kursi.

- ’Hobi’ mereka bergerak dan bergerak. Anak perempuan memang lebih cepat ngomong, tapi anak laki-laki lebih cepat berjalan. Bahkan, anak laki-laki biasanya lebih dulu menguasai berbagai keterampilan motorik penting. Tak mengherankan, menurut penelitian terbaru, anak laki-laki lebih banyak yang berakhir di UGD akibat kecelakaan, seperti terjatuh, terbentur, dll.

- Mereka lebih emosional. Fakta membuktikan kalau anak laki-laki lebih mudah gelisah daripada anak perempuan dan lebih sulit menenangkan dirinya. Menurut penelitian, bahkan ketika anak laki-laki usia 6 bulan terlihat lebih tenang saat frustrasi, ketika diukur detak jantung dan napasnya, terlihatlah kalau mereka lebih tertekan.

- Mereka menyukai gerombolan orang. Anak laki-laki lebih memilih berada dalam suatu kelompok ketimbang sendirian. Jika harus memilih, bayi laki-laki yang baru lahir lebih memilih untuk melihat mainan gantung yang bergerak ketimbang wajah seseorang.

- Mereka (lebih) berani. Anak laki-laki mengekspresikan rasa takut belakangan darianak perempuan, serta biasanya hal ini jarang ditunjukkannya. Menurut survei terkini, orang tua dari anak laki-laki usia 3 – 12 bulan jarang melaporkan kalau anaknya akan terkejut begitu mendengar suara yang keras. Hal ini berbeda dengan orang tua dari anak perempuan usia serupa.

Membesarkan Anak Hobi Baca

Meningkatkan minat baca pada anak penting dilakukan. Sebaiknya kegiatan membaca dilakukan sedikit tetapi sering. Jadi, pastikan Anda meluangkan waktu untuk membaca bersama , ya, Ma.

Berikut tip agar kegiatan membaca menjadi menyenangkan:
- Beri motivasi anak untuk berpura-pura membaca sebuah buku sebelum ia dapat membaca kata-kata sungguhan.

- Kunjungi perpustakaan atau toko buku sesering mungkin. Tak hanya buku, Mama juga dapat mengenalkan CD dan DVD kepada anak.

- Buat jadwal tetap untuk membaca, misalnya saat Anda sampai rumah atau sebelum tidur malam.

- Beli buku dengan dwibahasa – Indonesia dan Inggris. Anda dapat membicarakan tentang buku dan cerita, dan bantu si kecil menyukai semua cerita dalam berbagai bahasa.

- Cari buku dengan tema kesukaan anak, misalnya naga, kereta api, memasak, atau sepak bola.

- Pastikan buku-buku untuk anak ada di berbagai ruangan di rumah Anda serta mudah dijangkau olehnya.

No comments:

Post a Comment